DIHIN PINASTI ANYAR PINANGGIH


Istilah adalah cerminan cara orang merangkai kata, dan merangkai kata adalah pertanda cara orang berpikir sebijak mungkin. Demikian halnya dengan judul artikel ini. Beberapa waktu lalu ada beberapa teman yang bertanya mengenai keyword pada header blog saya, “kang, apa sih artinya Dihin Pinasti Anyar Pinanggih ?”. Hemmm….. ternyata bukan 1 atau 2 orang saja yang bertanya, dari beberapa sobat yang bertanya mungkin sudah ada yang mendapatkan jawabannya setelah googling, nah buat yang belum semoga dengan uraian artike ini dapat menambah wawasan dan menjawab pertanyaan yang dimaksud.

Pada dasarnya saya sendiri masih terus mencari dan mencari mengenai arti yang lebih luas dan spesifik pada istilah tersebut, karena sampai saat ini terus terang saya belum pernah menemukan penjelasan secara spesifik dari setiap suku kata pada istilah tersebut, yang antara lain ; dihin, pinasti, anyar dan pinanggih.

Dibeberapa artikel yang saya baca, istilah Dihin Pinasti Anyar Pinanggih secara umum mendeskrifsikan “takdir” Illahi yang dijadikan sebagai pandangan hidup orang Sunda. Di website PPM-UINSGD, tertuang sebuah artike yang berjudul Pandangan Hidup Orang Sunda yang ditulis oleh Ajip Rosidi, pada artikel tersebut Dihin Pinasti Anyar Pinanggih diartikan “Nasib sudah dipastikan sejak awal, namun baru sekarang dialami. Kepercayaan akan adanya takdir yang sudah ditetapkan sejak awal baru kemudian dialami”. Pada beberapa artikel lain secara umum diartikan “Segala sesuatu yang terjadi didunia ini sudah menjadi kehendak yang Maha Kuasa”.

Lalu kenapa Saya menjadikan Dihin Pinasti Anyar Pinanggih sebagai kata kunci / motto di Blog Saya ?

Awal mula saya membuat blog ini (membuat sekaligus belajar sekaligus eksperimen), saya sempat bingung untuk mengetikan kata kunci sebagai motto blog saya, sejenak saya berpikir untuk menemukan kata-kata yang saya rasa pas (pake “mantap” juga boleh🙂 ) sekaligus dapat mencerminkan sebagai blog personal, kemudian saya ingat dengan catatan saya yang berisi Paribasa Sunda, dari sekian banyak istilah maka saya pilihlah Dihin Pinasti Anyar Pinanggih. Saya memilihi kata kunci tersebut dan berasal dari tata bahasa Sunda bukan berarti bermaksud menganut faham sukuisme maupun primordialis, melainkan ingin menunjukan bahwa para leluhur kita mempunyai sebuah pandangan hidup, tradisi dan pemikiran yang sangat beradab, dan itu perlu dilestarikan, dan kitalah yang harus melakukan itu.

Dari istilah tersebut, bisa kita bayangkan betapa lengketnya kita dengan takdir, takdir tidak dapat dipungkiri atau bahkan diakhiri, karena takdir adalah domainnya yang Maha Kuasa. 99 % kita berusaha, maka 1 % -nya itu takdir, 1 % disini menandakan bahwa takdir adalah kunci dari segala usaha, namun kita harus yakin dan selalu berprasangka bahwa takdir itu selalu yang terbaik.

Disitulah alasan kenapa saya memilihi Dihin Pinasti Anyar Pinanggih, karena saya Orang Sunda yang harus melestarikan budaya positif suku Sunda (begitu juga dengan sobat yang harus melestarikan budaya positif suku sobat), karena saya percaya takdir, saya percaya akan kuasa Allah SWT yang menghidupkan dan mematikan, yang membesarkan dan mengecilkan, yang menciptakan dan memusnahkan, dan yang tidak pernah terikat oleh ruang dimensi dan waktu.

Pandangan hidup bisa berbeda, prinsip bisa berlainan, namun itu semua bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk disinergikan.

( Salah satu deskripsi Dihin Pinasti Anyar Pinaggih dapat didownload Disini )

Comments
One Response to “DIHIN PINASTI ANYAR PINANGGIH”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: