KUMPULAN PERIBAHASA LATIN


Sebuah kata kadang bisa sangat bermakna atau bahkan tidak berarti, ketika kata-kata tersebut dirangkai kedalam sebuah kalimat yang mampu mengurai makna yang tak berujung itu menandakan keluasan sang perangkai kata yang katakanlah “Pujangga”. Peribahasa mengatakan “Lidah adalah pedang para wanita yang tidak akan dibiarkan berkarat”, kemudian peribahasa lain mengatakan “Fitnah lebih kejam dari pembunuhan”, kemudian ada lagi yang mengatakan “Pukulan yang telak bukanlah pukulan yang mematikan sasaran, melainkan pukulan yang menghidupkan sasaran, yaitu dengan pukulan bahasa”.

Contoh-contoh peribahasa diatas sekian banyak peribahasa lainnya yang menggambarkan kekuatan akan sebuah “kata” telah menggambarkan dengan gamblangnya bagaimana kata, kalimat, bahasa, bicara mampu merubah sebuah paradigma. Kita perhatikan betul Presiden RI pertama kita, yaitu Ir. Soekarno, pernahkah kita melihat sosok beliau berjibaku dalam perjuangannya dengan berkalungkan senapan ?, atau mungkin berhiaskan ikat pinggang berbelati  saya rasa sebagian besar dari kita tidak pernah melihat itu, namun meskipun demikian, hanya dengan bersenjatakan utama pena yang ditintai dengan tata bahasa dan penyampaian beliau mampu menjadikan itu senjata yang tidak kalah hebatnya dengan panser-panser negara maju.

Berkaitan dengan kata, kalimat bahasa dan sastra, berikut ini saya coba memposting beberapa kalimat peribahasa latin, yang mungkin bisa kita jadikan penambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai sastra. Peribahasa-peribahasa yang saya postingkan disini tentunya tidak perlu kita jadikan pedoman hidup seutuhnya, yang dikhawatirkan akan merubah adat kepribadian ketimuran kita, namun setidaknya ini adalah gambaran pemikiran bagaimana cara berpikir para pemikir khususnya dibidang sastra pada zamannya dibelahan dunia yang lain.

A Deo Victoria

Kemenangan itu datangnya dari Tuhan

Ab love Principum

Marilah kita mulai dari yang paling penting

Abiistis, dulces caricae

Engkau dapat lenyap seketika; kenikmatan dunia hanyalah sesaat saja

Absit ut glorier nisi in cruce

Lebih baik tidak sama sekali ketimbang mendapat kemuliaan yang cacat

Ad astra nitamur simper ad optima

Tujuan hidup adalah mencapai kemuliaan dan memperoleh yang terbaik

Ad huc tua messis in herba est

Jangan menjual kulit beruang sebelum beruangnya ditembak

Adversis major, par secundis

Dibalik kemalangan akan muncul kemakmuran

Amicitia praesedium Firmissum

Persaudaraan adalah perlindungan yang paling handal

Amicus Plato, sed magis amica veritas

Saya senang kepada Plato, tetapi saya lebih senang kepada kebenaran

Ariston Matron

Melakukan sesuatu menurut takarannya adalah cara yang paling baik

Barba, non facis philosophum

Bukan jenggot yang menentukan cirri orang berhikmat

Cucullus non facit monachum

Bukan topi kerudung yang menentukan pribadi seorang rohaniawan

Cum Deo bene faciendo bene faciet

Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang kita terima kelak

Damnant quod non intellegunt

Mereka menyalahkan/mengutuk apa yang mereka tak mengerti.

De gustibus non est disputandum

Tidak ada yang patut diperdebatkan menyangkut selera

De minimis non curat praetor

Praetor tidak mengurusi hal-hal yang sepele/remeh. Praetor adalah pejabat Romawi yang berperan sebagai hakim.

De minimis non curat lex

Hukum tidak mengurusi hal-hal yang sepele/remeh.

De mortuis nihil nisi bene

Tentang yang sudah berpulang/meninggal, tak ada dikatakan kecuali yang baik.

Deliriant isti Romani

Orang-orang Romawi itu memang gila.

Defunctus adhuc loqitur

Orang-orang yang telah mati masih tetap berbicara kepada kita

Dum Spiro, spero

Selama hayat dikandung badan, tetap ada pengharapan

Emas, non quod opus est, sed quod necesse est

Jangan membeli apa yang dapat Anda pergunakan, tapi belilah apa yang mutlak dipergunakan

Errare Humanium est

Membuat kekeliruan adalah sifat manusia

Esse quam videri

Lebih baik menyatakan yang sebenarnya daripada berbuat pura-pura

Est modus in rebus sunt certi denique fines

Segala sesuatu ada ukuran dan batasannya

Ex ungue leonem

Dari tajamnya kuku cakar maka kita dapat mengenal singan

Experientia docent sapietiam

Melalui pengalaman kita dapat menjadi bijaksana

Experiengia est optima rerum mayisbra

Pengalaman adalah guru yang terbaik

Expectes alteri quod faceris

Apa yang engkau lakukan terhadap orang lain, dapat juga dilakukan oleh orang lain terhadap dirimu

Fide et sedulites

Dengan kepercayaan akan timbul ketekunan

Hinc ducitur honos

Penghargaan sekecil apaun harus diterima

Hinc illae lacrimae

Disitulah letak kendalanya dan disitulah letak kemelutnya

Homo homini lupus

Manusia yang satu adalah serigala bagi manusia yang lainnya. (Plautus)

Homo proponit, sed Deus disponit

Manusia megira-mengira jalan, tapi Tuhanlah yang menentukan

In via virtuti pervia

Di jalan tempat bermulayan keberanian

In Silentio et spe fortitude mea

Dalam keheningan dan harapan akan muncul kekuatan

In vino veritas

Didalam anggur terletak kebenaran : orang yang mabuk menyatakan apa yang sesungguhnya.

Incidit in Scyllam qui vult vitare Charybdum

Dari gerimis kedalam hujan, dari tepian masuk selokan, sudah jatuh terimpa tangga pula

Inter arma silent legas

Dalam peperangan hukumpun tidak berlaku

Ipsissimus Idem

Dengan kata-kata yang sama; dinyatakan dengan jelas

Ira furor bevis est

Kemarahan itu adalah suatu amukan yang sementara saja.

Juvat inconcessa voluptas

Kenikmatan yang terlarang itu manis

La critique aisee et Fart est difiicile

Kritik memang mudah, tetapi melaksanakn sukar

Labes pejor morte

Lebih baik berputih tulang daripada berputih mata

Labora ut in aeternum vivas

Berusahalah terus, seolah-olah engkau hidup selamanya

Lento sed certo et recto yradu

Lebih baik lambat asala yakin dan terus dijalani

Magna vis fidelitatis

Kesetiaan yang kuat itu agung

Manus haec inimical tyrannis

Para tirani musuhnya adalah tangannya sendiri

Mare ditat ilores decorant

Laut itu kaya dan bunga-bunga itu indah

Maltesis Scienaarum Genetrix

Ilmu past merupakan induk ilmu pengetahuan

Maximurn proeli impetum et sustinere

Bertahan lebih ampuh dari serangan yang paling hebat sekalipun

Medio, tutissimus ibis

Melalui jalan tengah Anda akan paling aman mencapai tujuan (Ovidus)

Memento mori

Ingatlah bahwa kamu akan mati pada satu saat. (Semboyan bagi para pemain acrobat)

Mora, aut honorabilis vita

Lebih baik mati daripada hidup tanpa penghargaan

Mors janua vitae

Kematian adalah pintu gerbang kehidupan

Multi suntvocati, paucivero electi

Banyak yang terpanggil, akan tetapi sedikit saja yang terpilih

Ne cedas malis

Janganlah takut dan mengelak terhedap nasiosial

Nec Beneficii Immemor Injuziae

Lupakan kepedihan, jangan lupakan kebaikan

Nemo Sine cruce beatus

Tak ada kebahagiaan tanpa rintangan

Nil motahilibus arduum

Tak ada yang teramat sukar bagi makhluk hidup

Nosce te ipsum

Kenalilah dirimu sendiri

Nulla dies sine linea

Tak ada hari tanpa suatu coretan penesil, tiada hari berlalu tanpa dimanfaatkan. (Apelles)

Nunc Aut nunguam

Sekarang saja atau tidak sama sekali.

Sobat, dari kumpulan peribahasa diatas, tentunya mungkin ada yang sejalan dengan pemikiran kita atau bahkan mungkin justru bertentangan. Pro dan kontra adalah hukum alam yang selalu ada selama kita berpikir dan berprinsip, biarlah perbedaan itu menjadi hiasan keragaman. Apa yang kita pahami minimal cukuplah untuk diri kita sendiri, dan tidak perlu dipertentangkan dengan argumen lain. Atas segala kekuarangan dan kesalahan baik dari etiket, tata bahasa, kalimat maupun penyampaian saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga apa yang dimuat disini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: