Telkom Luncurkan I-CHAT, Aplikasi Dan Portal Untuk Mendukung Pembelajaran Bahasa Bagi Tunarungu


PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) meluncurkan sebuah aplikasi dan portal yang akan membantu masyarakat, khususnya para guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunarungu dan orang tua, dalam proses pembelajaran bahasa bagi anak berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran di Indonesia. Peluncuran aplikasi dan portal yang diberi nama i-CHAT tersebut dilakukan di Menara RDC TELKOM di Bandung (16/4) oleh Direktur Utama TELKOM Rinaldi Firmansyah dan disaksikan Senior General Manager Research and Development Center (RDC) TELKOM Mustapa Wangsaatmadja.

Aplikasi dan portal i-CHAT (I Can Hear And Talk) diluncurkan sebagai salah satu wujud komitmen Corporate Social Responsibility TELKOM, dan merupakan bagian dari program Bagimu Guru Kupersembahkan yang bertujuan membantu meningkatkan kapasitas para guru di Indonesia. Sasaran akhir dari peluncuran aplikasi dan portal i-CHAT adalah tersedianya media bagi komunitas Tunarungu di Indonesia untuk berinteraksi, saling berbagi ilmu dan pengetahuan, dan metode pembelajaran bahasa, sehingga mereka yang berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran ini mampu berkomunikasi, bersosialisasi, tumbuh dan berkembang sebagaimana layaknya orang normal.

Menurut Senior General Manager RDC TELKOM, Mustapa Wangsaatmaja, gagasan menciptakan teknologi yang ditujukan untuk kalangan berkebutuhan khusus tersebut didasarkan pada pemikiran bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mampu memberikan manfaat besar bagi seluruh umat manusia, baik mereka yang normal maupun berkebutuhan khusus. Manfaat tersebut tentu saja diharapkan dapat membuat kualitas hidup dan kehidupan manusia Indonesia menjadi lebih baik.

“Pengembangan aplikasi dan portal i-CHAT yang dilakukan oleh RDC TELKOM, didorong oleh semangat untuk mempercepat dan memperluas partisipasi masyarakat dalam ikut mengatasi problema kalangan tunarungu, khususnya terkait kemampuan berbahasa mereka,” ujar SGM RDC TELKOM. Sementara itu, pengembangan bahasa bagi para siswa tunarungu di SLB-SLB sangat diperlukan agar mereka mampu berprestasi dan mandiri seperti anak-anak normal serta mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya, termasuk dalam bersosialisasi,” tambah Mustapa.

Menyusul peluncurannya, TELKOM melakukan pelatihan singkat tentang aplikasi i-CHAT kepada 50 puluh guru dari berbagai SLB yang ada di Bandung dan Jawa Barat yang penyelenggaraannya dilakukan bersamaan dengan pelatihan reguler Bagimu Guru Kupersembahkan. Pelatihan serupa, papar Eddy Kurnia juga akan diselenggarakan di beberapa kota lainnya.

Di Indonesia, saat ini terdapat tidak kurang dari 419 SLB Tunarungu. Jawa Barat merupakan propinsi dengan jumlah SLB terbanyak, yaitu 138 SLB, disusul Jakarta (45), Jawa Timur (40), Sulawesi Selatan (35), Jawa Tengah (22), dan SLB-SLB di 20 propinsi lainnya (139).

Menggunakan konsep e-learning

Diawali dengan keikutsertaan TELKOM dalam kegiatan APT (Asia Pacific Telecommunity) pada tahun 2007, bekerjasama dengan UPI Bandung dan SLB Cicendo lahirlah satu aplikasi untuk pembelajaran bahasa dan komunikasi bagi tunarungu dengan fokus pada penyusunan kalimat berstruktur. Selanjutnya pada tahun 2009 aplikasi tersebut dikembangkan kembali dengan menambahkan beberapa modul, di antaranya adalah modul kamus.

“Tahun 2010 ini, TELKOM RDC bekerjasama dengan Federasi Nasional untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (FNKTRI) melakukan pengembangan lebih lanjut dalam bentuk sebuah aplikasi dan portal yang diberi nama i-CHAT (I Can Hear and Talk),” jelas Eddy Kurnia. Aplikasi tersebut dibuat dalam dua mode yaitu mode offline, dimana user harus melakukan instalasi program pada komputernya dan mode online di mana user dapat menjalankan aplikasi dengan mengakses situs i-CHAT di http://www.i-chat.web.id.

Program i-CHAT saat ini terbagi dalam 5 modul utama yaitu modul kamus, modul isyarat abjad jari, modul isyarat bilangan, modul tematik, dan modul menyusun kalimat. (Modul 1-4 bersumber dari buku “Cara Mudah Belajar SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia)” yang diterbitkan oleh FNKTRI.

i-CHAT dapat diakses secara online dengan mengunjungi portal i-CHAT di http://www.i-chat.web.id. Saat ini portal tersebut baru memuat aplikasi i-CHAT secara online yang terdiri dari 5 modul : Kamus, Abjad Jari, Bilangan, Tematik, dan Susun Kalimat. Modul-modul pembelajaran selanjutnya masih dapat terus dikembangkan baik berupa aplikasi dengan game, animasi, video, maupun jurnal/artikel terkait pendidikan dan metode pembelajaran bagi anak tunarungu. Keseluruhan materi pembelajaran ini dapat dikemas dalam bentuk modul-modul dengan konsep e-learning. Pengembangan selanjutnya dari portal i-CHAT adalah membentuk forum, media social networking, dan konsep user generated content.

Bagian dari CSR Telkom

Eddy Kurnia menjelaskan i-CHAT merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) TELKOM. “Meskipun saat ini industri Telekomunikasi dihadapkan pada era hypercompetition, namun Telkom sangat berharap bahwa kemajuan TIK serta meratanya akses informasi bagi semua kalangan masih menjadi prioritas utama bagi semua pihak,” katanya.

TELKOM berkomitmen mendukung pengembangan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan, sehingga antara perusahaan dan masyarakat dapat tercipta hubungan yang serasi, seimbang dan sesuai dengan lingkungan, nilai, norma dan budaya masyarakat setempat yang diwujudkan dalam bentuk program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR.

Selama ini, Telkom sebagai perusahaan penyedian jaringan dan infrastruktur telekomunikasi telah aktif mengembangkan berbagai teknologi dan aplikasi untuk memudahkan kalangan dengan kebutuhan khusus untuk mengakses teknologi informasi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini kami dapat mempersembahkan sebuah kemerdekaan dalam bentuk yang khusus, sehingga kalangan berkebutuhan khusus dalam hal pendengaran dapat segera merasakan keleluasaan dalam berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Dengan demikian, mereka pun dapat terus mencatat berbagai prestasi dalam bidangnya masing-masing,” ungkap Eddy Kurnia. “Semoga kegiatan ini dapat terus kami lakukan setiap tahun sebagai upaya berpartisipasi dalam usaha memajukan dan mencerdaskan bangsa Indonesia,” pungkas Eddy Kurnia.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada FNKTRI, Yayasan AKRAB, UPI Bandung, SLB Negeri Cicendo Bandung, Yayasan Santi Rama Jakarta, yang telah mendukung dan berkontribusi penuh hingga terwujudnya aplikasi dan portal i-CHAT ini,” ujarnya.

Untuk Keterangan Lebih Lanjut, Hubungi :

Eddy Kurnia
Vice President Public and Marketing Communication
PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk
Tel. 62-22-4527455
Fax. 62-22-4521411
Email : eddy_k@telkom.co.id
Website : http://www.telkom.co.id

sumber : www.telkom.co.id

Comments
2 Responses to “Telkom Luncurkan I-CHAT, Aplikasi Dan Portal Untuk Mendukung Pembelajaran Bahasa Bagi Tunarungu”
  1. men999 mengatakan:

    Wah mas, saya rasa ini jangan dulu keluarin produk baru..
    mendingan perbaikan aja semua dari Internet dan telpon itu malah lebih baik…
    Soalnya salah satu internet telkom yakni speedy itu bisa di injeck dan masih bisa dihack.
    dan internet speedy lambat bgt sumpah..
    Slogan Baru Speedy yaitu : Slow That You Can Trust..

  2. erik mengatakan:

    Aki sih setuju bagus tapi aku harap bisa di download… soalnya pusing pake internet kalo buat di pedalaman sinyalnya susah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: