ANTARA PERSIB, KOSIN DAN BOBOTOH


Gegap gempita dan riuh ceria berselimut airmata bercampur haru dikalangan pecinta sepak bola bumi pasundan, sang “gembok” pertahanan tersakhir Persib, Sintaweechai “Kosin” Hathairattanakool dengan berat hati harus meninggalkan Pangeran Biru dan kembali ke klub lamanya Chonburi dinegeri Gajah Putih Thailand menyusul Suchao Nuchnum yang sudah lebih dulu pulang kampung. Laga terakhirnya menghadapi Persisam Samarinda ditutup manis dengan kemenangan 2-0 untuk Maung Bandung, laga yang penuh harap-harap cemas tersebut betul-betul semakin memberi kesan ketika sang manajer Jaya Hartono menariknya dari bawah mistar dan digantikan oleh “gembok” baru, yaitu Markus Horison, dan….. standing ovation-pun diberikan kepada Kosin sebagai bentuk ucapan terimakasih atas pengabdiannya di Persib Bandung, “Tanks Kosin !”.

Langkah Kosin ke bangku cadangan langsung dihujani bunga perpisahan dari para bobotoh alias viking yang merasa berat ditinggalkan oleh Kosin yang selama ini dinilai cukup konsisten dan heroik dibawah mistar gawang Persib. Serbuan ikatan bunga dari bobotohpun dibalas oleh Kosin dengan linangan air mata tanda cintanya kepada Persib, Bobotoh dan Kota Kembang, sungguh ini sesuatu yang berat !. Bagaimana tidak, tahun 2006 dulu Kosin seperti tidak berarti apa-apa di Persib seiring dengan terpuruknya prestasi Persib saat itu, tapi kini Kosin dan Suchao telah memberikan kontribusi maksimum bersama para “Kstaria” biru lainnya.

Persib menjadi klub di Indonesia yang sangat berkesan bagi Kosin, karena disini untuk kedua kalinya ia merasakan hubungan emosional yang kuat antara klub, pengurus, pemain, atmosfir lingkungan dan tentunya bobotoh. Hal ini juga tentunya merupakan salah satu indikator yang memberikan motivasi bagi Kosin dan lain-lainnya, sehingga dari kesan-kesan yang memiliki ikatan harmonisasi emosional itu terwujud sebuah kontribusi pengabdian yang maksimal dan profesional sehingga dengan sendirinya prestasipun mencapai grade yang positif, prestasi yang baik tentunya sudah pasti akan diapresiasi dengan baik, penuh kedewasaan dan berkesan oleh para bobotoh.

Dari gambaran siklus hubungan emosional antara Persib, Kosin, Bobotoh dan Lingkungan dapat kita pahami bahwa ada keterkaitan yang mendasar, yang harus dibangun secara positif oleh semua unsur.

Suporter yang dewasa, loyal, peduli dan aktif akan memberi motivasi yang kuat kepada klub dan pemain sehingga akan lebih memacu para pemain untuk bekerja seprofesional mungkin, selain itu juga akan memacu manajemen untu mengelola klub secara baik pula.

Pemain yang bermain secara militan, konsisten, disiplin, profesional dan penuh totalitas tentunya akan mencapai hasil yang maksimum (meskipun hasil sepenuhnya ada ditangan Tuhan), dan hasil yang maksimal akan memberikan trend positif pada prestasi klub, sehingga suporter akan lebih terpacu kedewasaan, loyalitas, dan kepeduliannya kepada Pemain dan Klub. Selain itu, manajemen klub juga akan lebih mearasa terpacu untuk mengelola lebih baik jika prestasipun positif.

Manajemen klub yang baik, terkonsep rapih dan jalinan hubungan yang baik tentunya akan membuat para pemain merasa nyaman menjadi bagian klub tersebut, sehingga mereka tidak terfokus kepada hal-hal yang diluar tugas pokoknya.

Keterkaitan emosional antar unsur tersebut sepertinya saat ini sudah mulai terbangun ditubuh Persib “Maung” Bandung, hal ini tergambar jelas ketika dua pilar dari satu unsur yaitu Suchao dan Kosin harus Say Good bay kepada Persib, bobotoh dan “bumi” Pasundan. Perkembangan positif ini semoga dapat terus tumbuh dengan baik sehingga dapat memajukan persepakbolaan Persib khususnya dan Indonesia umumnya. Terimakasih Kosin, terimakasih Suchao, ! dengan pintu terbuka, hati penuh cinta dan salam menyapa Insya Allah Persib, bobotoh, dan “Laskar” Kstaria Biru siap menyambutmu kembali dan kami akan merindukanmu.

Saya harap suatu hari nanti akan dapat kembali kesini”. Sintaweechai Hathairattanakool.


Comments
7 Responses to “ANTARA PERSIB, KOSIN DAN BOBOTOH”
  1. adit38 mengatakan:

    Moga markus bs tampil baik.

    Salam kenal
    http://adit38.wordpress.com/

  2. alan mengatakan:

    Good Bye Sintaweechai “Kosin” Hathairattanakool,,..
    nyaan sedih ditinggalkeun ku kosin…..
    mudah2n bs dongkap deui.. membela PANGERAN BIRU…

  3. wafazauja mengatakan:

    mudah-mudahan Persib bisa lebih baik agi…
    bravo sepak bola indonesia…

  4. Agus Setiawan mengatakan:

    Walaupun Kosin sudah tiada lagi, namun PERSIB pasti bisa meraih juara.. Terima kasih artikelnya, Saya Copas ya..
    Salam kenal dari sahabat blog..
    http://zone2net.wordpress.com/

  5. wahyu am mengatakan:

    bravo persib \o/

  6. Persib==>hilang 1 tumbuh seribu.

  7. nck vivas mengatakan:

    …..huft nyaan sedih bgd unkz di tinggalkeun kosin ma suchao…!!!
    kapan atuh bs balik lagi..???
    moga suatu hari nanti bisa bergabung lagi dengan PERSIB…
    meskipun kalian dagh keluar tapi kalian akan selalu di hati kami…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: